Sidang Terbuka Senat FKIP UNSAM Periode II Tahun 2026, 295 Lulusan Siap Berkontribusi bagi Pendidikan Indonesia

Langsa, 14 Oktober 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra (UNSAM) melaksanakan Sidang Terbuka Senat FKIP Periode II Tahun 2026 di Gedung Multiguna Universitas Samudra, Kota Langsa, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum akademik untuk mengukuhkan pencapaian pendidikan para lulusan program sarjana dan magister setelah menyelesaikan proses studi di lingkungan FKIP UNSAM.

Pada periode ini, sebanyak 295 lulusan tercatat berasal dari 11 program studi, yang terdiri atas 10 program sarjana dan satu program magister. Sidang terbuka tersebut menjadi bagian dari penghargaan atas kerja keras mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Selain itu, momentum ini menandai awal perjalanan para lulusan untuk menerapkan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai akademik di tengah masyarakat.

Sidang terbuka dipimpin oleh Ketua Senat FKIP UNSAM, Joko Hariadi, S.Pd., M.Pd. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan sambutan Dekan FKIP UNSAM, Dr. Hendri Saputra, S.Pd., M.Pd., serta penyampaian laporan wisuda lokal program magister dan sarjana oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP UNSAM, Dr. Ramdan Afrian, S.Pd., M.Pd. Selain prosesi akademik tersebut, perwakilan wisudawan, Nina Roslina, juga menyampaikan sambutan yang mewakili para lulusan. Rangkaian acara ini mencerminkan kolaborasi antara pimpinan fakultas, senat, tenaga pendidik, dan mahasiswa dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Berdasarkan laporan akademik yang dibacakan oleh Dr. Ramdan Afrian, S.Pd., M.Pd., Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi program studi dengan jumlah lulusan terbanyak, yakni 83 orang. Program Studi Pendidikan Sejarah meluluskan 52 orang, program studi biologi 15 lulusan, program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menyusul dengan 39 lulusan, sedangkan Pendidikan Bahasa Indonesia meluluskan 27 lulusan.

Pada program studi lainnya, Pendidikan Geografi dan Pendidikan Jasmani masing-masing meluluskan 21 lulusan. Pendidikan Matematika 13 lulusan, Pendidikan Fisika 12 lulusan, serta Pendidikan Kimia 8 lulusan. Adapun Program Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial meluluskan 4 lulusan, seluruhnya meraih predikat pujian, dengan IPK rata-rata 3,96 dan rata-rata masa penyelesaian studi satu tahun sepuluh bulan. Capaian tersebut memperlihatkan keberagaman bidang keilmuan yang dikembangkan FKIP UNSAM dalam menyiapkan lulusan di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan sosial.

Dari sisi capaian akademik, sejumlah program studi mencatat IPK rata-rata yang menunjukkan hasil pembelajaran selama masa studi. Pendidikan Bahasa Indonesia mencatat IPK rata-rata 3,79, disusul PGSD dengan 3,72, Pendidikan Jasmani 3,66, serta Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Geografi yang masing-masing mencatat 3,65. Sementara itu, Pendidikan Biologi dan Pendidikan Bahasa Inggris mencatat IPK rata-rata 3,54, Pendidikan Matematika 3,61, Pendidikan Fisika 3,48, serta Pendidikan Kimia 3,59. Data tersebut menjadi bagian dari laporan akademik yang menggambarkan hasil studi para lulusan pada Periode II Tahun 2026.

Dalam sambutan yang mewakili wisudawan, Nina Roslina menyampaikan pandangan mengenai makna kelulusan sebagai bagian penting dari perjalanan pendidikan. Momen wisuda tidak hanya menjadi penanda berakhirnya proses studi, tetapi juga menjadi awal untuk menghadapi tantangan baru setelah meninggalkan lingkungan kampus.

Sementara itu, Dr. Hendri Saputra, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi kepada para lulusan atas keberhasilan menyelesaikan studi. Beliau berpesan agar lulusan menjadi pendidik yang kompeten, adaptif terhadap teknologi, berintegritas, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Beliau berharap lulusan FKIP UNSAM turut meningkatkan kualitas pendidikan dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Periode II Tahun 2026, FKIP UNSAM menegaskan perannya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sesuai bidang keilmuan masing-masing. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan turut mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, serta Indonesia.

Scroll to Top