Reorientasi Visi dan Misi, Langkah FKIP UNSAM Menjawab Tantangan Pendidikan Masa Depan

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra menyelenggarakan kegiatan Reorientasi Visi dan Misi FKIP Universitas Samudra sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah pengembangan fakultas ke depan. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang Sidang FKIP Universitas Samudra dan diikuti oleh dosen pakar, pemangku kepentingan, ketua jurusan, koordinator program studi, guru, serta perwakilan dinas terkait.

Kegiatan reorientasi ini menjadi forum penting dalam meninjau kembali draf visi dan misi FKIP agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan dunia pendidikan, serta arah kebijakan mutu pendidikan tinggi. Visi dan misi tidak hanya dipandang sebagai dokumen kelembagaan, tetapi juga sebagai kompas strategis yang menjadi dasar dalam penyusunan program, peningkatan mutu akademik, penguatan tata kelola, serta pencapaian profil lulusan yang unggul dan berdaya saing.

Dekan FKIP Universitas Samudra, Dr. Hendri Saputra, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa reorientasi visi dan misi merupakan bagian dari upaya fakultas untuk memastikan arah pengembangan FKIP tetap relevan dengan tantangan zaman.

“Visi dan misi FKIP harus mampu menjadi arah gerak bersama dalam membangun fakultas yang unggul, adaptif, dan berdampak. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir masukan konstruktif dari berbagai pihak sehingga rumusan visi dan misi yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan institusi, masyarakat, dan dunia pendidikan,” ujar Dr. Hendri Saputra, M.Pd.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Achmad Samsudin, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan visi dan misi yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga memiliki arah yang jelas, terukur, dan dapat diturunkan ke dalam strategi pengembangan fakultas maupun program studi.

“Visi dan misi yang baik harus mampu menggambarkan keunggulan institusi, relevan dengan kebutuhan masa depan, serta menjadi dasar dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu, proses reorientasi ini penting dilakukan secara partisipatif agar menghasilkan rumusan yang kuat, realistis, dan berorientasi pada mutu,” ungkap Dr. Achmad Samsudin, M.Pd.

Forum diskusi berlangsung secara interaktif melalui peninjauan draf visi dan misi, penyampaian masukan dari para peserta, serta penguatan terhadap arah pengembangan FKIP Universitas Samudra. Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen FKIP untuk membangun sinergi bersama dalam merumuskan arah kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pendidikan, masyarakat, dan perkembangan global.

Melalui kegiatan reorientasi ini, FKIP Universitas Samudra diharapkan dapat menghasilkan rumusan visi dan misi yang lebih transformatif, berorientasi pada mutu, serta mampu menjadi landasan dalam mencetak lulusan pendidikan yang unggul, inovatif, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

Scroll to Top